Istilah kampung biasa digunakan oleh orang kota untuk memandang rendah terhadap orang yang tinggal di perdesaan. Dalam hal ini kampung bermakna "kampungan", tertinggal, bodoh, dan miskin. Tanaman kampung sengaja dipilih sebagai nama blog ini untuk merujuk kepada berbagai jenis tanaman yang terabaikan dalam arus utama pembangunan pertanian, meskipun dalam kenyataannya merupakan sokoguru ketahanan pangan dan identitas masyarakat setempat. Nama tanaman kampung juga sengaja dipilih untuk membesarkan hati seorang ibu bahwa dikatakan kampung bukan selalu berarti kampungan.

Periksa Nama Ilmiah dan Klasifikasi

Nama ilmiah dan klasifikasi tumbuhan selalu berubah sehingga harus hati-hati dalam menggunakannya. Sebelum menuliskan nama ilmiah dan klasifikasi tumbuhan, silahkan terlebih dahulu periksa di:
GBIF Data Portal (seluruh jenis mahluk hidup), ITIS (seluruh jenis mahluk hidup, khususnya di Amerika), IBIS, IOPI Provisional Global Plant Checklist (tumbuhan berbunga),
The Plant List (tumbuhan), Tropicos (tumbuhan berbunga, algae, dan jamur), World Checklist of Selected Plant Families (tumbuhan bangsa tertentu), The Gymnosperm Database (tumbuhan biji terbuka), Annonaceae Database (Annonaceae), Brassicaceae Checklist (Brassicaceae), ILDIS (Fabaceae), Lecythidaceae Pages (Lecythidaceae), MelNet (Melastomataceae), Solanaceae Source (Solanaceae), Umbellifer Resource Centre (Umbelliferae), dan Early Land Plants Today (tumbuhan darat primitif). Silahkan ketik atau tempel nama ilmiah yang diperiksa pada kotak yang disediakan.

Daftar Istilah Morfologi Tumbuhan

Klik huruf awal istilah di bawah ini untuk mencari definisi:
A, B, C, D-E, F-H, I-L, M-O, P, Q-R, S, T-U, V-Z, dari New South Wales Flora Online
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J-K, L, M, N, O, P-Q, R, S, T, U, V, W-Z, dari Flora Australia
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Z, dari Angiosperm Phylogeny Website
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
istilah tumbuhan palma dari PALMweb

Kamis, 08 November 2012

Marga Beringin

Print Friendly Version of this pagePrint Get a PDF version of this webpagePDF
Seorang kawan mengatakan bahwa Walikota Kupang menginstruksikan menanam beringin untuk menghijaukan Kota Kupang. Sebenarnya sudah sejak lama saya tertarik dengan tumbuhan ini. Ketika saya mengikuti pendidikan magister dan diminta untuk memberikan presentasi debat, saya membuat presentasi mengenai peranan ekologi strangler fig, beberapa jenis beringin yang tumbuh di dahan pohon lain untuk kemudian mematikan pohon inangnya. Ketika saya ditugaskan memimpin PPLHSA Undana, saya menanam belasan jenis beringin di seputar kantor. Jenis-jenis beringin yang saya tanam kini dapat dilihat di kampus Undana. Kemudian, ketika saya ditugaskan memimpin Purlitbang Arboretum Undana, saya kembali menanam beberapa jenis beringin di seputar kantor Lemlit Undana. Di halaman rumah, saya juga menanam beberapa jenis beringin, meskipun mendapat protes dari tetangga karena bagi mereka beringin identik dengan pohon hantu.


Informasi mengenai jenis beringin dapat diperoleh dari Wikipedia. Namun informasi mengenai beringin yang tersedia di Wikipedia tidak lengkap sehingga saya harus mencari dari sumber lain. Dalam pencarian tersebut, saya menemukan situs figweb yang menyajikan informasi mengenai marga Ficus dan tawon beringin (fig wasps) secara sangat komprehensif. Situs ini juga menyediakan kunci interaktif identifikasi spesies beringin di Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan, dan kunci interaktif identifikasi spesies beringin New Guinea. Tentu saja, informasi yang tersedia dalam situs ini berbahasa Inggris sehingga tidak semua orang dapat memahaminya. Saya ingin berbagi informasi yang tersedia dalam situs ini dengan mencoba memberikan semacam panduan ringkas dalam bahasa Indonesia untuk masuk ke situs yang sangat komprehensif ini.

Saya menggunakan istilah marga beringin sebagai padanan bagi marga ara. Ara, yang merupakan terjemahan dari kata fig dalam bahasa Inggris, merupakan nama yang lebih tepat untuk menyebut berbagai jenis tumbuhan dalam marga Ficus. Namun karena nama beringin lebih dikenal luas daripada nama ara, saya memilih menggunakan nama beringin. Beringin dalam arti sempit merupakan nama jenis tumbuhan yang bernama ilmiah Ficus benjamina. Dahulu, beringin jenis ini lazim ditemukan di alun-alun kota di Jawa dan Bali. Beringin jenis ini digunakan sebagai lambang persatuan Indonesia sebagai satu di antara lima sila Pancasila. Beringin jenis ini juga menjadi lambang salah satu partai politik besar jaman Orde Baru dan bahkan sampai kini. Dalam tulisan ini, saya menggunakan nama beringin untuk seluruh jenis tumbuhan yang tergolong dalam marga Ficus. Untuk itu maka terlebih dahulu saya akan menyampaikan sedikit informasi mengenai klasifikasi marga Ficus ini, yang dalam tulisan ini saya sebut marga beringin.

Marga Figus dibagi menjadi anak marga Ficus, Synoecia, Sycidium, Sycomorus, Pharmacosycea, dan Urostygma. Tiap-tiap anak marga ini terdiri atas sejumlah seksi sebagai berikut:
Anda dapat memeriksa nama diterima (accepted names) berbgagai jenis beringin  dari ITIS, GBIF Data Portal, dan The Plant List.

Sebagian besar dari seksi tersebut dibagi lagi menjadi sejumlah sub-seksi sebelum menjadi spesies, sebagian kecil langsung terdiri atas spesies. Silahkan klik tautan setiap seksi untuk menuju ke sub-seksei atau langsung ke spesies. Untuk memeriksa anggota marga beringin yang terdapat dikawasan Asia dan Australia, silahkan periksa Daftar Beringin Indo-Australasia. Kawasan ini mempunyai 511 spesies, dengan sub-kawasan Malesia (Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Indonesia, Timor Leste, dan Papua Nugini) mempunyai spesies terbanyak (359 spesies). Asia daratan mempunyai 61 spesies, kawasan Pasifik 67 spesies, dan Australia 18 spesies. Jenis-jenis beringin yang terdapat pada hutan hujan tropis Australia adalah:
Ficus aculeata var. indecora, Ficus adenosperma, Ficus albipila, Ficus atricha, Ficus benjamina, Ficus brachypoda, Ficus congesta var. congesta, Ficus copiosa, Ficus coronulata, Ficus crassipes, Ficus destruens, Ficus drupacea, Ficus fraseri, Ficus henneana, Ficus hispida, Ficus leptoclada, Ficus melinocarpa, Ficus microcarpa, Ficus mollior, Ficus nodosa, Ficus obliqua, Ficus opposita, Ficus pantoniana, Ficus platypoda, Ficus pleurocarpa, Ficus podocarpifolia, Ficus racemosa, Ficus rubiginosa f. glabrescens, Ficus rubiginosa f. rubiginosa, Ficus scobina, Ficus septica, Ficus subnervosa, Ficus subpuberula, Ficus tinctoria, Ficus triradiata, Ficus variegata, Ficus virens var. virens, Ficus virgata, dan Ficus watkinsiana. Banyak dari jenis-jenis beringin ini juga terdapat di Timor.

Saya tertarik dengan tumbuhan marga beringin ini karena beberapa alasan. Ficus carica memang merupakan tumbuhan marga beringin yang dibudidayakan sebagai tanaman buah-buahan, tetapi di samping jenis yang satu ini, banyak jenis beringin yang buahnya dapat dimakan buahnya. Di masa kecil, pada saat bersama kawan-kawan mandi di sungai, saya suka makan buah jenis beringin yang biasa tumbuh di atas batu-batu besar di tebing sungai. Marga beringin mempunyai jenis dengan karakteristik yang sangat beranekaagam, mulai dari jenis beringin biasa yang sangat mudah ditemukan sampai jenis-jenis tertentu yang cenderung bersifat lokal. Sebagian jenis beringin merupakan tumbuhan yang tidak menggugurkan daun sehingga selalu hijau sepanjang tahun, meskipun di daerah kering sekalipun. Jenis beringin tertentu berbuah di batang, bahkan sampai dekat dengan permukaan tanah. Hal ini menjadikan beringin jenis ini sebagai tumbuhan yang unik, apalagi ditambah dengan bentuk pohonnya yang menimbulkan kesan kokoh dan bahkan angker. Bunga beringin merupakan tipe bunga yang sangat unik yang penyerbukannya dibantu oleh kelompok serangga khusus yang dikenal sebagai tawon beringin. Buah beringin menyediakan makanan bagi berbagai jenis satwa liar setempat. Berbagai jenis mamalia dan burung bergantung pada buah beringin sebagai pakannya.

Sifat-sifat marga beringin tersebut di atas tentu saja menjadikan beringin sebagai tumbuhan yang sangat cocok sebagai tanaman peneduh dan tanaman penghijauan. Dengan sifat-sifat sebagaimana yang telah saya uraikan, beringin tidak hanya memberikan keteduhan dan kehijauan, melainkan juga mampu mengembalikan fungsi ekosistem hutan secara utuh. Hal ini dimungkinkan karena buah beringin merupakan bahan pakan bagi berbagai jenis satwa liar. Fungsi ekosistem ini tentu saja tidak bisa berlangsung bila yang ditanam adalah johar, mahoni, akasia, dan sejenisnya. Tapi menanam beringin menjadi tidak populer karena0setidak-tidaknya dua alasan. Pertama, bagi kalangan tertentu, beringin dipandang sebagai tumbuhan angker, dan kedua, tumbuhan marga beringin tidak mempunyai nilai ekonomis. Kedua alasan ini seharusnya menguntungkan dari segi pemulihan ekosistem hutan, tetapi pandangan orang kehutanan dan orang ekologi mengenai hal ini tentu berbeda. Dengan menanam jenis-jenis pohon yang bernilai ekonomis, orang kehutanan berharap dapat memberikan kontribusi terhadap PAD. Bagi orang ekologi, fungsi ekologis hutan jauh lebih tinggi dari fungsi ekonomisnya.

Sebagai pencinta beringin, tentu saja saya gembira bahwa seorang walikota memberikan perhatian terhadap jenis tumbuhan yang diabaikan ini. Tetapi, melalui tulisan ini saya ingin mengingatkan semua pihak, bahwa beringin tidak hanya Ficus benjamina. Bahkan, di Timor Barat saja dapat ditemukan beberapa jenis beringin sebagai bagian dari ekosistem hutan setempat. Saya akan sangat senang bila walikota menanam berbagai jenis beringin lokal, dan sedapat mungkin jangan menanam jenis-jenis beringin yang bersasal dari luar pulau. Berikut ini saya berikan daftar jenis-jenis beringin yang saya pernah temukan di kawasan hutan Timor Barat:
Silahkan klik tautan untuk memperoleh nama sinonim dan klasifikasi setiap jenis dari The Plant List. Beberapa dari jenis beringin tersebut saya sediakan fotonya berikut ini:
Ficus ampelas
Sumber: PhytoImages.siu.edu
Ficus benjamina
Sumber: Images at PlantSystematics.org
Ficus callosa
Sumber: Biotic.org
Ficus drupacea
Sumber: Dave's Garden
Ficus fistulosa
Sumber: Total Vascular Flora of Singapore Online
Ficus fulva
Sumber: The Encyclopedia of Plants in Thailand
Ficus glauca (bunut)
Sumber: Bonsai Jegeg Nursery
Ficus hispida
Sumber: Picasa Web
Ficus lacor
Sumber: My Niodiversity
Ficus nervosa
Sumber: wm-sec.com
Ficus pisocarpa
Sumber: Hudong
Ficus racemosa
Sumber: MedicinalPlants
Ficus retusa
Sumber: Weblio
Ficus rumphii
Sumber: Ficus rumphii
Ficus septica
Sumber: Zelena Plus
Ficus tinctoria
Sumber: Wikipedia
Ficus virens
Sumber: Central QLD Coast Landcare Network
Ficus virgata
Sumber: Tree Flower

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...